Weather and Climate Prediction Laboratory (WCPL)

Nama resmi WCPL adalah Laboratorium Analisis Meteorologi. Secara organisasi Laboratorium Analisis Meteorologi berada di bawah Fakultas Ilmu dan Teknologi Kebumian Institut Teknologi Bandung yang pengelolaannya dilakukan secara terkoordinasi dengan Program Studi Meteorologi. Laboratorium Analisis Meteorologi menyelenggarakan beberapa praktikum untuk mahasiswa, terutama yang berkaitan dengan pemodelan meteorologi dan prediksi cuaca dan iklim secara numerik. Laboratorium ini juga melaksanakan kegiatan pengolahan data cuaca dan iklim yang hasilnya dapat digunakan untuk penelitian dosen dan mahasiswa. Selain itu, laboratorium ini juga menjalankan eksperimen prediksi cuaca harian untuk wilayah Indonesia dengan menggunakan model-model numerik.

Untuk nama laboratorium dalam bahasa Inggris, digunakan Weather and Climate Prediction Laboratory dan disingkat WCPL. Nama ini digunakan karena sebelumnya Laboratorium Analisis Cuaca menggunakan nama Laboratorium Prediksi Cuaca dan Iklim dalam kurun waktu yang cukup lama. Nama ini tetap digunakan selain karena faktor historis, juga karena dirasa nama ini lebih dikenal dan lebih bergaung.

Secara historis WCPL dianggap berdiri pada sekitar tahun 2001. WCPL didirikan oleh Dr. Tri Wahyu Hadi yang saat itu baru kembali dari kuliah S3 di University of Kyoto, Jepang. Awalnya, WCPL ini berdiri untuk mewadahi mahasiswa yang Tugas Akhir-nya dibimbing oleh Dr. Tri Wahyu Hadi. Namun kemudian laboratorium ini juga berkembang menjadi wadah penelitian dan pengembangan. Dari tahun 2001 hingga sekarang, WCPL sudah banyak menghasilkan sarjana, melakukan pengembangan dan membangun kerjasama dengan instansi lain, baik dari dalam maupun dari luar negeri. Hingga saat ini, WCPL masih terus berkembang dan masih dikepalai oleh inisiatornya, yaitu Dr. Tri Wahyu Hadi.

Laboratorium Prediksi Cuaca dan Iklim menyediakan sarana dan data untuk keperluan penelitian di bidang meteorologi dan klimatologi, terutama yang berkaitan dengan pemodelan atmosfer, prediksi cuaca dan iklim serta analisis cuaca dan iklim. Laboratorium Analisis Meteorologi juga terlibat aktif dalam kegiatan kerjasama penelitian internasional (International Research for Prevention and Mitigation of Meteorological Disaster in Southeast Asia) yang dipimpin oleh Prof. Shigeo YODEN dari Kyoto University.

WCPL menyediakan sistem informasi monitoring dan prediksi cuaca (eksperimental) di wilayah Indonesia yang bisa diakses oleh masyarakat luas melalui internet di situs ini (weather.meteo.itb.ac.id). Selain itu WCPL juga berperan aktif mendukung kegiatan pengabdian masyarakat yang bertemakan adaptasi perubahan iklim.

Sistem informasi monitoring dan prediksi cuaca eksperimental yang dijalankan WCPL merupakan satu-satunya prediksi skala meso yang dijalankan sendiri di Indonesia. Sistem ini dijalankan dengan menggunakan 1 buah PC Cluster buatan sendiri (lihat foto di bawah) dan beberapa buah server pendukung. Awalnya sistem ini merupakan wadah implementasi hasil tugas akhir mahasiswa di sekitar tahun 2005, diantaranya Agus Tri Mulyanto (sistem monitoring), Amry Widyatmoko (PC Cluster) dan I Dewa Gede A. Junnaedhi (sistem prediksi cuaca). Ketiga hasil tugas akhir ini dikompilasi menjadi satu sistem monitoring dan prediksi cuaca oleh Dr. Tri Wahyu Hadi, Nurjanna Joko Trilaksono dan ketiga mahasiswa. Hingga saat ini, sistem ini telah mengalami beberapa pengembangan, diantaranya upgrade PC Cluster, pemutakhiran sistem download dan running model otomatis, serta pengembangan dan perombakan website. Seluruh proses pengembangan ini selalu melibatkan kontribusi dari mahasiswa, baik yang menjadi anggota WCPL maupun yang bukan anggota WCPL. Daftar pengembang dan kontributor sistem monitoring dan prediksi cuaca ini bisa dilihat pada halaman Credits. Ke depannya sistem ini akan terus mengalami evolusi mengikuti kemajuan pengetahuan dan teknologi yang ada, dan evolusi ini akan selalu melibatkan dosen, mahasiswa dan masyarakat.

WCPL Kami

Server-server meteorologi ITB yang dikelola oleh WCPL dan selalu menyala 24 jam. Server ini dirancang secara otomatis untuk men-download data dan menjalankan prediksi cuaca setiap hari. Beberapa server juga dijadikan tempat direktori kerja mahasiswa yang sedang praktikum atau melakukan penelitian.


Ruang kerja WCPL lantai dua. Digunakan sebagai ruang dosen dan tempat penyimpanan ruang server.

Taman alat meteorologi ITB, terdapat beberapa instrumen yang dipasang.

Automatic Weather Station (AWS) yang terdiri dari beberapa sensor mengambil data secara real-time dan langsung menyajikannya di web pada halaman Observasi Permukaan.

PC Cluster di ruang server. PC Cluster ini terdiri dari beberapa PC yang dihubungkan satu sama lain untuk menghasilkan performa yang lebih baik dalam menjalankan model prediksi cuaca.

Ruang praktikum meteorologi ITB. Mahasiswa banyak menghabiskan waktu di sini untuk melakukan praktikum dan penelitian.

Nama ruang server dalam bahasa Inggris dan Jepang. WCPL pernah beberapa kali mengadakan kerjasama dengan Universitas Kyoto dari Jepang. Dana pengadaan beberapa server di ruangan ini awalnya merupakan hibah dari pihak Jepang.